Ads 468x60px

Senin, 17 September 2012

Google Drive vs SkyDrive


Apa sih bedanya Microsoft SkyDrive VS Google Drive?
Microsoft SkyDribe hampir sama dengan Google Drive, yang memudahkan user untuk menyimpan file di awan (cloud computing) di dalam server Microsoft, sehingga user dapat mengaksesnya darimana dan device apa saja. Ketika masuk ke akun Microsoft, akan mendapat kapasitas penyimpanan sebesar 7GB, sementara di Google Drive hanya 5GB. Interface aplikasi Microsoft SkyDrive ini menggunakan style Windows 8. User dapat membuat folder, upload file apa saja dan menghapus item. Aplikasi ini memudahkan user untk share file attachment atau share link download file. Namun, tidak diperbolehkan untuk mengganti nama file atau memindahkan antar folder di SkyDrive. Hal ini memang merepotkan, namun user isa mengedit dokumen Word, Excel, PowerPoint menggunakan aplikasi pihak ketiga yakni QuickOffice atau Kingsoft Office. Setelah editing selesai, user harus upload kembali file tersebut untuk sinkronisasi perubahan. Hal ini juga merupakan suatu ketidaknyamanan, mengingat fleksibilitas kemampuan itu semua ada di Google Drive.
Google Drive memiliki interface yang simple, terutama bila dibuka di tablet, mudah untuk menyimpan dan upload file apa saja, share file attachment atau via link download, hampir sama dengan SkyDrive. Namun, aplikasi ini memudahkan user untuk membuat folder, mengganti file, dan bahkan memindahkan item antar  folder. Kelebihan Google Drive, dapat mengedit dokumen text langsung di interface, dan seluruh  sinkronisasi perubahan  secara otomatis. User bahkan dapat berkolaborasi dengan pengguna Google Drive lainnya untuk membentuk tim dalam pengerjaan dokumen. Namun, untuk presentasi, user hanya dapat melihat, tidak mengedit, dan editor Excel juga banyak memiliki batasan.
Kesimpulannya, Microsoft SkyDrive masih memerlukan aplikasi lain untuk pengaturan file dan editing dokumen. Namun, keduanya cukup bagus untuk fungsi dasar, seperti menyimpan dan share file.