Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 November 2011

Ubuntu Bersiap Masuk ke Smartphone, Tablet, dan Smart TV


Ubuntu lebih dikenal orang sebagai sistem operasi berbasis Linux untuk digunakan di PC atau laptop. Namun mulai tahun depan, Ubuntu akan dapat Anda jumpai di perangkat lain, seperti smartphone, tablet, dan smart TV.

Pengumuman resmi rencana masa depan Ubuntu ini sebenarnya baru akan dilakukan di acara Ubuntu Developer Summit yang berlangsung mulai besok (1/11/2011) di Orlando, AS. Namun, informasi ini justru "bocor" langsung dari Mark Shuttleworth, pendiri Canonical, perusahaan di balik disro Linux Ubuntu, saat diwawancara oleh jurnalis dari ZDnet.
Mark mengatakan, rencana jangka pendek Ubuntu adalah merancang Ubuntu 12.04 (yang dirilis bulan April 2012) sestabil mungkin dan melengkapinya dengan antarmuka dekstop Unity, sehingga dapat memenuhi seluruh kebutuhan penggunanya. Setelah itu, baru Canonical akan berekspansi dari komputer desktop Linux ke seluruh jenis perangkat komputasi (computing device).
"Ini merupakan ekspansi alamiah yang sejalan dengan misi Ubuntu sebagai Linux untuk seluruh umat manusia. Semua orang akan beralih dari desktop ke media komputasi baru, oleh karena itu penting untuk kami mendekat ke komunitas yang menggunakan media baru ini. Jadi, kami akan mengambil tantangan menerapkan Ubuntu di smartphone, tablet, dan televisi pintar," ujar Mark menambahkan.
Rencana Ubuntu ini tentu akan meramaikan persaingan antarsistem operasi mobile yang saat ini masih berkutat antara (Google) Android, Windows Phone, dan (Apple) iOS.
Sayangnya, rencana Ubuntu ini tak akan terlaksana dalam waktu dekat. Mark Shuttleworth mengatakan Ubuntu untuk perangkat mobile dan televisi ini baru akan tersedia pada bulan April 2014.
Sumber : kompas tekno
Reade more >>

Sabtu, 08 Oktober 2011

Di-Hack Atau Tidak, Kernel Linux Terlindung Dengan Baik



PCWorld.Com – Adalah hal yang mengejutkan ketika mendapati berita Kernel.org dihack bulan lalu. Berita seperti ini rutin terjadi di seluruh dunia, tetapi tidak di rumah yang merupakan jantungnya Linux.
Penyelidikan tidak diragukan mestilah dilanjutkan di berbagai lini, dan team Kernel.org terus bekerja untuk memastikan seluruh 448 pengguna mengganti password dan kunci SSH mereka.
Saat ini, bagaimanapun, adalah merupakan sebuah berita yang bagus karena ternyata kita tidak perlu khawatir tentang keadaan kode-kode Linux yang kita ketahui dan kita cintai.
Tiga penjelasan terpisah tentang mengapa hal itu bisa terjadi sudah disampaikan semenjak pembobolan pertama kali diketahui. Pada intinya, serangan menjadi tidak terlalu berpengaruh karena pada kenyataannya pengembangan kernel dilakukan menggunakan sistem kontrol revisi Git yang dimiliki sendiri oleh Linus Torvald. Disinilah mengapa ada semacam perbedaan besar.

‘Suatu Hash yang Diamankan Secara Kriptografi’

“Potensi kerusakan dari pembobolan kernel.org sangat jauh lebih kecil dibandingkan jika terjadi pada repository perangkat lunak umumnya” demikian tulis keterangan di website kernel.org.
“Untuk masing-masing file yang berjumlah sekitar 40.000  di kernel Linux, suatu hash terkriptografi SHA-1 dihitung untuk secara unik  untuk mendefinisikan konten file secara tepat”, demikian yang dijelaskan oleh catatan itu. “Git dirancang sedemikian rupa sehingga nama dari masing-masing versi kernel bergantung pada sejarah pengembangan lengkap yang menyusun versi tersebut. Sekali versi itu dipublikasikan, adalah tidak mungkin merubahnya ke versi yang lebih lama tanpa dikenali”
Lebih jauh, file-file tersebut dan nilai-nilai hash yang berhubungan dengannya ada di sejumlah tempat, baik di mesin kernel.org maupun mirrornya, serta di hard drive ribuan pengembang kernel, maintainer distro dan pihak-pihak lain yang terlibat dengan kernel.org.
Setiap gangguan di file manapun pada repository kernel.org akan dengan cepat dikenali oleh masing-masing pengembang saat mereka mengupdate repository personal mereka, yang dilakukan hampir tiap hari.

‘Tidak Perlu Khawatir’

Jonathan Corbet, editor eksekutif di LWN.net dan kontributor kernel Linux, menyampaikan kalimat jaminan yang sama.
Meskipun mendapati bahwa penyerangan itu “mengganggu dan memalukan”, Corbet menuliskan bahwa “Tidak perlu khawatir tentang integritas sumber kernel atau perangkat lunak apapun yang ditempatkan di sistem kernel.org”
“Jika yang dilakukan oleh pengembang kernel adalah memaketkan file-file kode sumber secara sederhana, mereka mungkin akan sangat rentan oleh malware yang disusupkan oleh penyerang” kata Corbet.”tapi itu bukanlah cara pengembangan kernel dilakukan”
Fungsi Hash pada Git menghasilkan angka 160 bit, dan setiap kali konten file berubah, maka nilai hash juga akan berubah.” Seorang penyerang tidak akan dapat merubah suatu file tanpa merubah nilai hash-nya. Git memeriksa hash secara teratur, sehingga jika ada upaya untuk merusak file, maka peringatan akan muncul seketika” demikian ditekankan oleh Corbet.

‘Akan Muncul dengan Segera’

Corbet juga menerangkan, bahwa kemudian juga ada fakta bahwa “setiap keadaan yang terjadi di percabangan kode sumber kernel, git menghitung suatu nilai yang didasarkan pada
  1. Nilai Hash dari semua file yang ada pada cabang kode sumber itu
  2. Nilai Hash dari semua keadaan sebelumnya yang terjadi pada cabang kode sumber tersebut

Katherine Noyes, PCWorld
Jadi, misalnya, hash untuk kernel rilis 3.0 adalah 02f8c6aee8df3cdc935e9bdd4f2d020306035dbe, maka tidak ada cara untuk merubah file didalam rilis tersebut – atau dalam rilis sebelumnya – tanpa merubah nilai hash itu. Jika seseorang (bahkan repositori kernel.org itu sendiri) menampilkan kernel 3.0 dengan hash yang berbeda, akan segera ketahuan bahwa ada sesuatu yang salah.
Penjelasan lebih lengkap dapat dibaca pada posting blog dari pengembang Git Junio C. Hamano, sebagaimana di jelaskan juga di H-Online. Lengkap dengan keterangan teknis yang diperlukan.
Pengguna awam ? Jika para pakar tersebut telah menjelaskan seperti itu – maka saya sangat yakin bahwa kernel Linux aman dan terkendali.


Terjemah Bebas oleh Pengelola Blog
Reade more >>